Jumat, 26 April 2013

Keluarga Allah









OLEH :EVANGLIS- SAUD PAKPAHAN STh.
.Visi Misi  Keluarga Allah:
 Keluarga Allah:VISI KELUARGA ALLAH  "Selamatkan Jiwa Berapapun,Harganya"
Dasar: Lukas 19:10  Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang,hilang."Selamatkan jiwa adalah panggilan utama bagi kita yang sudah diselamatkan. Setelah murid-murid Tuhan Yesus diselamatkan dan dimuridkan, maka Tuhan Yesus memberi perintah kepada mereka supaya selamatkan jiwa.
·         Perintah ini sampai diulang 5x dalam Matius 28:19-20, Markus 16:15-15, Lukas 24:46-48,  Yohanes 15:16, dan Kisah 1:8 sehingga perintah selamatkan jiwa disebut Amanat Agung.
·         Tuhan tidak selamatkan kita hanya supaya kita bisa masuk sorga saja, tetapi juga supaya kita selamatkan orang lain yang belum menerima anugerah keselamatan.
·         Janji Allah kepada Abraham bapa orang percaya adalah diberkati untuk menjadi berkat.
·         Tuhan tidak panggil kita untuk diberkati saja tetapi supaya menjadi berkat.
·         Roh Kudus diberikan kepada kita supaya kita bisa  menjadi saksi-NYA dan selamatkan jiwa (Kisah 1:8).Misi  Keluarga Allah:
1.    Menyelamatkan
2.    Menggabungkan
3.    Memuridkan
4.    Mengutus










Misi ini adalah sebuah perjalanan rohani jemaat Keluarga Allah. Kami rindu menyelamatkan jiwa-jiwa, menggabungkan mereka kedalam sebuah Keluarga Allah, memuridkan mereka sesuai dengan Firman Tuhan, dan mengutus mereka untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Kami menyebut diri keluarga Allah, karena kami berteologi keluarga Allah dan bersemangat Injili. Teologi keluarga Allah kami percaya sebagai teologi yang berbasiskan Kedaulatan Allah dan berusaha sekuat tenaga untuk menegakkan otoritas Alkitab. Semangat Injili mengingatkan bahwa sebagai orang Kristen kita harus menjadi garam dan terang dunia, mengasihi sesama yang masih hidup di dalam dosa, yang membutuhkan penebusan darah Kristus. Hal ini kami nyatakan dalam Pengakuan Iman kami, juga di dalam Beban dan Doa yang diungkapkan oleh hamba hamba Tuhan  dalam kebaktian pembukaan ,keluarga Allah di Jakarta.keluarga Allah di Jakarta ini didirikan untuk memperjuangkan suatu mimbar yang setia kepada firman Tuhan. Oleh karena itu, keluarga Allah memberikan perhatian yang sangat khusus bagi pengajaran firman dari mimbar. Kami berusaha agar mimbar sungguh-sungguh menjadi tempat pemberitaan firman yang bertanggung jawab, yang didasarkan pada Eksposisi Firman Tuhan secara cermat, dan menghindarkan diri dari penyalahgunaan mimbar untuk kepentingan pribadi atau mengeruk kekayaan duniawi dan hal sekuler lainnya.keluarga Allah di Jakarta dimanapun diharapkan bisa menjadi berkat bagi semua orang Kristen di sekitar tempat itu. Oleh karena itu keluarga Allah tidak pernah berpikir bahwa gereja ini hanya ada dan berdiri untuk satu golongan orang Kristen, tetapi selalu berjuang agar apa yang kami lakukan bisa menjadi berkat bagi sebanyak mungkin orang dengan lingkup yang seluas mungkin.
Hormat: Saud pakpahan STh.

LAPORAN POLISI







No                   :037/DPP/LSM-PPRI/II/13                         Jakarta  25  FEBRUARI 2013
Lamp               : bukti laporan
Perihal                        : Terjadinya Intimidasi oleh Oknum P2B KecCengkareng terhadap LSM -PPRI


.          
                                   
Kepada Yth.:  KAPOLSEK : KEPALA KEPOLISIAN SEKTOR Kec .Cengkareng
Di : Tempat


Dengan hormat, 
Memperhatikan UU No. 8 Tahun 1985  tentang organisasi  kemasyarakatan. Peraturan Pemerintah No. 18  Tahun  1986, Peraturan  Menteri  Dalam Negeri No. 5 Tahun  1986. Kami dari DPP LSM PUTRA PEMANTAU RAKYAT INDONESIA(PPRI) Meminta Perlindungan Kepolisian Sektor Polsek Kec.Cengkareng agar melindungi secara hukum .dari Tindakan Yang mengintimidasi Oleh Yang menamakan dirinya Oknum P2B Kec Cengkareng, adapun alas an Oknum Tersebut Karena LSM –PPRI Melaporkan kinerja yang melanggar Perda 7 Tahun 2010 dan UU.No:26 Tahun 2007 Tentang tata ruang. Kepada Instansi Terkait Pada tanggal 18 Februari 2013 yang lalu dan laporan tersebut kami lampirkan .  Karena Laporan ini lah Kami selalu mendapat Intimidasi Dan ancaman . Maka dengan laporan kami ini mohon di tindaklanjuti agar kami dapat hidup tenang tanpa intimidasi


Demikianlah surat Laporan  kami ini agar dapat dimaklumi  Dan Mohon Ditindak Sesuai Dengan Hukum Yang Berlaku ,atas kerja samanya kami ucapkan terimakasih.

                                                     HORMAT KAMI
LSM
LSM PUTRA PEMANTAU RAKYAT INDONESIA(PPRI)
                                       Maruli Huta Barat                                             DEDESUNARTO
KETUA UMUM LSM PPRI                                  SEKRETARIS
Tembusan :  
.
  1. Ka. Polres Jak Barat
  2. Ka. Polda Propinsi DKI Jakarta
      3       Pertinggal

Rabu, 16 Mei 2012

BROSUR L.S.M. CINTA TANAH AIR INDONESIA ( CITRA )












BROSUR L.S.M. CINTA TANAH AIR INDONESIA ( CITRA )

Penanggung Jawab Redaksi : Saud Pakpahan, STh.
Bendahara Umum :Mami Nola Rope.
Wakil Bendahara:Deviyanti
Layout : Daud.Pakpahan.
Penasehat Hukum : LAMBOK PAKPAHAN  SH.
PENASEHAT:AB RIVAI HABABAN

STAFF BIDANG ORGANISASI.
JHON TUAHMAN SARAGIH

STAFF BIDANG INVESTIGASI
STAFF BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT
ANTONIUS

STAFF BIDANG PENDIDIKAN &OLAH RAGA
YUNUS SETIAWAN
STAFF BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
EFFENDI RIKSON PAKPAHAN
STAFF BIDANG KESOS
SUNAN SAHALI
STAFF BIDANG KEBUDAYAAN &PARIWISATA
HARUN M. R
STAFF BIDANG SARANA DAN PRASARANA
ADI SAPUTRA
.
STAFF BIDANG LINGKUNGAN HIDUP
M. ADAYAN. B.

STAFF  BIDANG LIT,BANG
NASIR
STAFF BIDANG PEREKONOMIAN
STEVEN THEN

Alamat Kantor Redaksi : Jln. Bojong Raya No. 75D, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Tlp. 021. 92295675    EMAIL lsmcitra47@yahoo.com
NPWP : 02.885.505.4-034.000
No,Rek, BRI:324201013108531.An SAUD PAKPAHAN STH.




Minggu, 08 April 2012

ROMA 6:4-11 KHOTBAH GURU INJIL PAK PASARIBU


4  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
5  Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.
6  Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.
7  Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.
8  Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.
9  Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia.
10  Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
11  Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.


  1. Guru Injil Pak Pasaribu menekankan dalam khotbah nya bahwa Kristus telah mati dan bangkit untuk menebus segala dosa orang yang percaya pada Jesus Kristus oleh kematian Jesus dan kebangkitan nya kita mendapat anugrah dari ALLAH Bapa terbebas dari belenggu dosa dan oleh kematian dan kebangkitanya kita mendapat penebusan dari utang dosa temasuk sakit penyakit dan kemiskinan dan keterbelakangan oleh penderitaan nya kita menjadi kaya dan jaminan yang diberikan tuhan melalui anugrah ROH KUDUS Yang kita terima .begitu sebagian  pemaparan khotbah Bapa Guru Injil Pak Pasaribu Haleluya…..!

KEGIATAN GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA PIMPINAN PEND.PAKPASARIBU KEC ENGKARENG JAKARTA BARAT


Koor Muda Mudi GEREJA PENTA KOSTA INDONESIA

PIMPINAN PEND PASARIBU DAN FOTO SINTUA GEREJA PENTA KOSTA INDONESIA DI CENCKARENG JAKARTA BARAT

Rabu, 23 November 2011

Renungan Natal: Punguan Pakpahan, Jak. Barat--Kristus lahir dihati saya,

.Luk.1:30-31-Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.31 -Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.-Peristiwa kelahiran Yesus telah memberikan inspirasi yang amat kaya dalam berbagai bidang kreatif, seperti lukisan yang bermutu tinggi, lagu-lagu indah abadi, renungan-renungan yang menyentuh hati, dan buku-buku tebal yang mencoba mengurai misteri peristiwa ini. Ada juga cerita-cerita sederhana yang menantang refleksi. Berikut saya ceritakan salah satu di antaranya.Kata yang punya cerita, ketika Yesus lahir, malaikat mengadakan seleksi siapakah di antara binatang-binatang yang sebaiknya menemani Yesus yang terbaring di palungan. Yang pertama mengajukan diri adalah Singa . Ia berkata, Sayalah yang paling pantas menjaga Yesus. Siapa pun yang berani mendekat akan saya terkam dan saya cabik-cabik dengan kuku dan taring saya. Yesus akan aman. Tetapi, Malaikat menjawab, Yesus adalah Raja Damai. Anti Pada Kekerasan,jauh dari kesombongan, tidak sesuai dengan maksud kedatangan-Nya.Selanjutnya majulah si kancil dan berkata, Benar, kekerasan bukan cara yang beradab. Untuk menjaga supaya Ia aman, saya mempunyai jurus canggih, akan melakukan lobi-lobi dalam pertemuan-pertemuan rahasia; kalau perlu saya akan merekayasa supaya semua urusan lancar.Malaikat menjawab, Yesus adalah Raja Keadilan dan Kebenaran. Rekayasa dan sikap licik hanya akan menyakitkan hati-Nya.Berikutnya majulah seekor burung merak dengan menunjukkan segala keindahannya. Ia berujar, Sayalah yang paling tepat ada di dekat Yesus. Saya akan menyiapkan penyambutan yang mewah meriah. Malaikat menjawab, Yesus adalah Raja yang sederhana dan rendah hati. Kemewahan dan gebyar-gebyar yang berlebihan jauh dari semangat hidup-Nya Dia yang selalu dekat dengan orang kecil, lemah, miskin, dan orang yang tersingkir.Selanjutnya majulah berbagai binatang lain menawarkan diri, seperti serigala, bulus, cicak dan buaya tidak hadir karena sedang mempunyai urusan lain. Semuanya tidak lolos seleksi. Sementara itu, malaikat melihat seekor keledai dan lembu yang diam tak menawarkan diri. Malaikat bertanya kepada mereka, Mengapa kalian tidak angkat bicara dan mengajukan diri menjadi pendamping Yesus? Keledai berkata, Siapakah saya ini, siapakah diriku ini, Paling-paling saya hanya dapat membantu membawa beban. Lembu menyahut, Apalagi saya, paling-paling saya hanya dapat mengusir lalat dengan ekor saya. Ternyata kedua binatang ini lolos seleksi. Itulah sebabnya di goa-goa Natal, dekat palungan, sampai sekarang kedua binatang itu hadir.

Ketidak percayaan public,Melihat secara nyata.apa yang terjadi..dalam lingkungan ,ibadah ,punguan,dan lain sebagainya,
Pada akhir tahun 2004 Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengeluarkan Nota Pastoral berjudul Keadaban Publik: Menuju Habitus Baru Bangsa.yaitu saling mempercayai dalam hidup rukun dalam bermasyarakat, Dalam tulisan itu disebut berbagai hal yang baik yang telah dibangun oleh bangsa kita. Sementara itu, ditengarai pula bahwa tidak sedikit hal yang tidak baik, yakni munculnya tegangan-tegangan baru dalam badan-badan public, penyangga demokrasi, keraguan dan kegelisahan dalam sektor/komunitas bisnis, demikian pula kerisauan akan masa depan bangsa dan ketegangan dalam Bermasyarakat dan di antara komunitas masyarakat warga Konstatasi ini tampak masih benar pula untuk saat ini,lebih lima tahun sesudah Nota Pastoral itu dikeluarkan. Sekurang-kurangnya hal-hal itulah yang muncul memberikan kesan mendominasi pemberitaan dalam sejumlah media massa. Keadaban publik belum banyak beranjak maju. Habitus baru yang diharapkan dapat mengembangkan kebaikan bersama, kejujuran, dan kepercayaan di antara masyarakat warga masih jauh dari yang dicita-citakan.
Yang paling tampil menoljol adalah perebutan kekuasaan, kepentingan, keserakahan yang tidak terpuji, dan kebohongan kepada publik dengan akibat semakin kuatnya ketidakpercayaan publik. Di tengah-tengah kenyataan hidup, seperti inilah kelahiran Yesus dirayakan?.
Mari kita Rajin berbuat baik melakukan firman ALLAH.
rasul Paulus tidak menulis kisah mengenai kelahiran Yesus. Ia membahasakan peristiwa ini dengan pendek, Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil, dan beribadah di dalam dunia, dengan menantikan pernyataan kemuliaan Juru Selamat kita, Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri yang rajin berbuat baik (Tit 2:11-14).
Keledai dan sapi yang mempunyai semangat, hanya ingin berbuat baik hadir di dekat palungan memberikan pesan kepada kita untuk berusaha selalu berbuat baik di tengah-tengah keadaan nyata dalam bermasyarakat dan bangsa. Itulah pesan yang juga disampaikan Pesan Natal Bersama punguan pakpahan ini, yaitu untuk senantiasa menyadari kebaikan Tuhan dan berbuat baik kepada sesama, untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. Dengan demikian, merayakan Natal antara lain berarti meneguhkan niat baik sebagai pribadi maupun dalam kebersamaan untuk selalu berbuat baik.
Mengakhiri renungan ini, saya kutip kata-kata indah dari seorang tokoh , Setiap kali kita tersenyum, bersahabat kepada seseorang dan berbaik hati kepadanya, kita telah merayakan Natal. Setiap kali kita memberikan pengharapan kepada seseorang yang putus asa, kita telah mewujudkan perayaan Natal. Setiap kali kita memberikan kesempatan pada orang lain,Yesus lahir kembali dalam lubuk hati kita  ,dengan membahagiakan orang lain, kelahiran jesus telah nyata dalam hidup kita . 1 Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
2  Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.amin!

Selamat hari Natal, dan selamat rajin berbuat baik dan selamat menyambut Tahun Baru.
Oleh ev: Saud Pakpahan S.Th,